Djenar Pranadja Nugroho (kanan) saat pengalungan medali cabor panjat tebing Popda Jateng 2026 di Stadion Jatidiri Semarang, 1-3 September. (Dok Fajar Nugroho)
SUKOHARJO - Prestasi membanggakan untuk Kabupaten Sukoharjo digapai oleh Dejenar Prananda Nugroho dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah tingkat SD. Djenar menyumbang medali perunggu bagi kontingen Kabupaten Sukoharjo lewat cabang olahraga panjat tebing.
Di usia yang baru sembilan tahun, siswa kelas 2 SD Islam Al Hilal itu mampu melakukan aksi layaknya spiderman sehingga menggondol medali perunggu di ajang bergengsi pesta olahraga bergensi untuk para pelajar di Jawa Tengah.
Selain kisah heroik dan membanggakan yang mengiringi Spiderman dari Gatak itu, ada cerita lain di bawanya menuju Semarang. Ternyata Djenar mengikuti kejuaraan Popda hingga tingkat provinsi menanggung biaya secara mandiri. Seluruh kebutuhan transportasi dan akomodasi selama mengikuti pertandingan ditanggung keluarga.
Fajar Nugroho, warga Kecamatan Gatak sekaligus ayah Djenar mengatakan, sejak awal telah menandatangani surat pernyataan dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Sukoharjo. Dalam surat tersebut, keluarga menyatakan sanggup membiayai sendiri kebutuhan akomodasi Djenar selama pertandingan.
“Biaya mandiri, tapi alhamdulillah bisa juara,” ujar Fajar seperti dikutip dari Radar Solo.
Keberhasilan Djenar menyumbang medali melengkapi kegemilangan atlet Solo Raya di ajang Popda lewat panjang tebing. Selain Djenar adapula Alesha Nazanin Rashida, atlet dari Kota Solo yang juga metaih medali perunggu di usia 11 tahun.
Siswi SD Lazuardi Kamila Solo itu finis di posisi ketiga di bawah Sachikhayla Alwinda Kikandrya dari Kabupaten Banyumas yang meraih medali emas dan Fatin Salsa Sabila dari Kabupaten Kudus yang membawa pulang perak.
Alesha mengaku tidak menyangka dapat membawa pulang medali dari Popda Jateng 2026. Medali tersebut dipersembahkannya untuk kedua orang tuanya yang selama ini selalu memberikan suport kepadanya.
"Nggak begitu nyangka, suka saja (panjat tebing) karena turunnya seru. Harapannya ke depan semoga makin cepat, makin kuat dan berprestasi," ucap Alesha.
