Pesawat ATR 42-500 Milik Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, 10 Orang Dalam Pencarian

 


JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengonfirmasi hilangnya kontak pesawat jenis

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyatakan bahwa berdasarkan laporan awal, pesawat tersebut mengangkut total 10 orang di dalamnya (persons on board).

"Jumlah orang di dalam pesawat dilaporkan sebanyak 10 orang, yang terdiri atas tujuh awak pesawat dan tiga penumpang," ujar Lukman dalam keterangan resminya di Jakarta.

Kronologi Singkat

Pesawat dengan nomor registrasi PK-THT tersebut merupakan armada buatan tahun 2000 dengan nomor seri 611. Sedianya, pesawat tengah menempuh rute penerbangan dari Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta (JOG) menuju Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar (UPG).

Penerbangan ini dipimpin oleh Pilot in Command, Capt. Andy Dahananto. Hingga saat ini, pihak Kemenhub belum merinci identitas seluruh personel dan penumpang yang berada di dalam pesawat tersebut.

Fokus Pencarian

Saat ini pesawat tersebut dalam tahap pencarian. Target pencarian dilakukan di pegunungan kapur Bantimurung, desa Leang-leang, Kabupaten Marros. Lokasi itu sekaligus menjadi Posko Basarnas.

Pemerintah meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu informasi resmi lebih lanjut mengenai perkembangan status pesawat PK-THT.

About gandrungsolo

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.